Bitcoin Turun di Bawah US$118.000 di Tengah Kehati-hatian Regulasi
Bitcoin (BTC) tergelincir di bawah US$118.000 pada Kamis, dipicu aksi ambil untung dan pergerakan dompet berskala besar (whale moves), sementara para trader bersikap hati-hati menjelang rilis laporan kebijakan kripto Gedung Putih yang dijadwalkan akhir bulan ini.
Aset kripto terbesar di dunia tersebut terakhir diperdagangkan 0,6% lebih rendah di US$117.780 pada pukul 02:36 ET (06:36 GMT). BTC masih berada dalam fase konsolidasi setelah pekan lalu mencetak rekor baru di atas US$123.000, dengan kenaikan yang tertahan akibat laporan transaksi besar dari investor institusional maupun whale.
Sementara itu, sejumlah altcoin mengalami tekanan lebih tajam. XRP dan Dogecoin memimpin penurunan setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa, menunjukkan rotasi pasar yang lebih berhati-hati pasca reli besar.
Laporan Kebijakan Kripto Gedung Putih Akan Dirilis
Penasihat kripto Gedung Putih, Bo Hines, mengumumkan melalui X bahwa President’s Digital Asset Working Group telah merampungkan laporan kebijakan kripto 180 hari yang ditunggu-tunggu. Laporan tersebut, yang diwajibkan melalui executive order Januari lalu, dijadwalkan dirilis pada 30 Juli mendatang.
Isi laporan diperkirakan mencakup detail mengenai jumlah Bitcoin yang disita dan dimiliki pemerintah AS, serta bagaimana aset tersebut akan dikelola. Selain itu, laporan ini juga diyakini akan memuat kerangka regulasi komprehensif untuk industri kripto, yang selama ini menjadi perhatian investor global.
Investor Tunggu Perkembangan Regulasi Kripto AS
Meski DPR AS baru-baru ini menyetujui tiga rancangan undang-undang besar terkait kripto, sentimen investor masih penuh kehati-hatian. Pekan lalu, Presiden Donald Trump menandatangani GENIUS Act yang menetapkan kerangka regulasi federal untuk stablecoin.
Selain GENIUS Act, DPR juga meloloskan dua undang-undang penting lainnya: CLARITY Act yang memperjelas kewenangan SEC dan CFTC atas pasar kripto, serta Anti-CBDC Surveillance State Act yang dinilai sebagai langkah krusial menuju regulasi kripto di tingkat federal.
Secara keseluruhan, meski Bitcoin masih dalam fase konsolidasi setelah reli besar, arah pasar jangka pendek sangat dipengaruhi oleh perkembangan kebijakan regulasi di AS. Para trader kini menunggu rilis laporan Gedung Putih yang berpotensi menjadi katalis penting, baik memperkuat legitimasi kripto maupun menambah tekanan jika aturan baru dianggap terlalu ketat.
Komentar
Posting Komentar