- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Trump Janjikan Negosiasi Segera untuk Akhiri Perang Ukraina
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pada Rabu bahwa dirinya dan Presiden Rusia sepakat untuk “segera” memulai negosiasi dengan Presiden Ukraina dalam upaya mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
Dalam unggahannya di platform media sosial Truth Social, Trump menyatakan, “Kami akan memulai dengan menghubungi Presiden Zelenskyy dari Ukraina untuk memberitahukan hasil pembicaraan tersebut, dan saya akan melakukannya segera.” Ia menambahkan bahwa ia telah menunjuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Direktur CIA John Ratcliffe, Penasihat Keamanan Nasional Michael Waltz, serta Duta Besar dan Utusan Khusus Steve Witkoff untuk memimpin proses negosiasi yang diyakininya akan berjalan sukses.
Trump tidak merinci syarat-syarat yang akan menjadi dasar penghentian perang Rusia-Ukraina. Namun, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth yang menghadiri pertemuan Ukraine Defense Contact Group di Jerman menegaskan bahwa Washington menolak tuntutan utama Ukraina untuk bergabung dengan NATO. “Amerika Serikat tidak percaya bahwa keanggotaan NATO bagi Ukraina merupakan hasil yang realistis dalam penyelesaian negosiasi,” ujarnya.
Langkah diplomatik ini muncul di tengah keberhasilan pembebasan guru asal Amerika, Marc Fogel, dari penahanan Rusia pada Selasa malam. Witkoff, selaku utusan khusus Trump, menyebut keberhasilan tersebut tak lepas dari “persahabatan erat” antara Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman. “Rusia sangat kooperatif dalam membantu pembebasan Fogel, dan ini menjadi pertanda baik bagi hubungan kerja sama antara Presiden Trump dan Presiden Putin ke depan,” ungkap Witkoff di Gedung Putih.
Trump menyambut langsung Fogel di Gedung Putih dan menyampaikan rasa terima kasih kepada Rusia atas kerja sama tersebut, meski menolak mengungkap detail kesepakatan yang dicapai. “Kesepakatannya sangat adil dan masuk akal,” kata Trump. Fogel sendiri menyatakan rasa syukurnya bisa pulang setelah ditahan sejak Agustus 2021 karena membawa ganja medis untuk mengobati sakit punggung.
Sementara itu, Waltz menjelaskan bahwa pembebasan Fogel merupakan hasil negosiasi pertukaran tahanan antara AS dan Rusia, meski tidak menyebut detail dari pihak Amerika. Ia menilai kesepakatan tersebut menunjukkan itikad baik Rusia dan menjadi sinyal bahwa kedua negara sedang bergerak ke arah yang benar untuk mengakhiri perang berdarah di Ukraina yang dimulai pada Februari 2022.
Trump sebelumnya telah berjanji untuk menengahi penghentian perang Rusia-Ukraina sebelum resmi menjabat pada 20 Januari, namun para pembantunya kini menargetkan penyelesaian diplomatik dalam 100 hari pertama pemerintahannya, sekitar akhir April mendatang. “Sejak pelantikan Presiden Trump, ia telah berhasil membebaskan warga Amerika yang ditahan di berbagai belahan dunia, dan upaya itu akan terus berlanjut hingga semua warga Amerika yang ditahan dapat dipulangkan,” ujar Waltz.
Pembebasan enam warga AS dari Venezuela dan Fogel dari Rusia menjadi dua pencapaian publik yang menonjol dalam kebijakan luar negeri Trump saat ini. Upaya ini memperkuat citra bahwa pemerintahan Trump tengah menempuh jalur diplomasi yang lebih pragmatis dengan menekankan negosiasi langsung dan hasil nyata.
Poin Penting:
-
Trump dan Putin sepakat memulai negosiasi segera untuk mengakhiri perang Ukraina.
-
AS menolak kemungkinan Ukraina bergabung dengan NATO sebagai bagian dari kesepakatan damai.
-
Pembebasan guru AS Marc Fogel menjadi simbol awal kerja sama positif antara Washington dan Moskow.
-
Pemerintahan Trump menargetkan penyelesaian konflik Ukraina dalam 100 hari pertama masa jabatan.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar