Dolar AS Bertahan Stabil, Data Inflasi dan Ketegangan Timur Tengah Ciptakan Ketidakpastian Arah Pasar Pergerakan dolar Amerika Serikat menunjukkan ketahanan yang kuat setelah sempat melemah menyusul rilis data inflasi inti Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan pasar. Meskipun data tersebut sempat memicu tekanan terhadap mata uang AS, penguatan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika dan meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah berhasil menghapus sebagian besar pelemahan tersebut. Akibatnya, arah pergerakan dolar kembali berada dalam fase konsolidasi, sementara investor terus mencari petunjuk baru mengenai kebijakan moneter dan prospek ekonomi global. Indeks Bloomberg Dollar Spot yang mengukur kekuatan dolar terhadap sejumlah mata uang utama dunia bergerak relatif datar setelah sebelumnya turun hingga 0,3% sesaat setelah data inflasi diumumkan. Reaksi awal pasar menunjukkan bahwa investor melihat data inflasi inti yang lebih rendah sebagai faktor yang berpotensi me...
Postingan
Menampilkan postingan dari Juni, 2026
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Nasdaq dan Saham Chip Bangkit, Investor Manfaatkan Koreksi Pasar untuk Berburu Peluang Pasar saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Senin setelah investor kembali masuk ke aset berisiko dan memanfaatkan koreksi tajam yang terjadi pada akhir pekan sebelumnya. Kenaikan dipimpin oleh indeks Nasdaq serta saham-saham sektor semikonduktor yang berhasil memulihkan sebagian besar tekanan yang muncul akibat aksi jual besar-besaran pada Jumat lalu. Sentimen pasar juga mendapat dorongan positif dari meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah Iran dan Israel mengumumkan penghentian serangan menyusul seruan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk melakukan gencatan senjata. Meskipun indeks-indeks utama sempat bergerak lebih tinggi selama sesi perdagangan, sebagian penguatan terkikis menjelang penutupan pasar. Indeks S&P 500 berhasil naik 0,30 persen dan ditutup di level 7.405,81. Sementara itu, Nasdaq yang didominasi saham teknologi melonjak 0,86 persen ke lev...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Harga Minyak Bertahan Stabil, Optimisme Kesepakatan AS-Iran Menahan Reli Namun Risiko Selat Hormuz Masih Membayangi Harga minyak dunia bergerak stabil pada perdagangan Jumat, 5 Juni, setelah mencatat penurunan harian pertama dalam pekan ini. Pasar energi global saat ini berada di persimpangan antara optimisme terhadap kemajuan pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran serta kekhawatiran yang masih tinggi terhadap risiko gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah. Akibatnya, harga minyak belum menunjukkan arah yang tegas karena investor terus mengevaluasi perkembangan geopolitik yang dapat mengubah keseimbangan pasar dalam waktu singkat. Minyak mentah Brent diperdagangkan di sekitar level 95 dolar AS per barel setelah mengalami koreksi sebesar 2,8% pada sesi sebelumnya. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) bertahan di kisaran 93 dolar AS per barel. Stabilnya harga menunjukkan bahwa pasar masih mempertahankan sebagian premi risiko geopolitik, meskipun h...