Harga Emas Turun ke US$5.130, Harapan Pemangkasan Suku Bunga The Fed Memudar Harga emas global melemah pada perdagangan awal Rabu, 25 Februari, memperpanjang penurunan dari sesi sebelumnya seiring memudarnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga Amerika Serikat dalam waktu dekat. Pelemahan ini menekan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai (safe haven), terutama karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga di tengah lingkungan suku bunga tinggi. Emas batangan (bullion) diperdagangkan di kisaran US$5.130 per ounce setelah terkoreksi 1,6% pada Selasa, sekaligus mengakhiri reli empat hari berturut-turut. Koreksi ini mencerminkan perubahan sentimen investor yang sebelumnya bertaruh pada pelonggaran kebijakan moneter. Ketika peluang penurunan suku bunga menipis, investor cenderung mengalihkan dana ke instrumen berbunga yang menawarkan imbal hasil lebih kompetitif dibandingkan emas. Tekanan terhadap harga emas semakin kuat setelah Presiden Federal Reserve Bank of Bost...
Postingan
Menampilkan postingan dari Februari, 2026
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Harga Minyak Naik Meski Stok Minyak AS Melonjak, Risiko Iran Dongkrak Premi Geopolitik Harga minyak dunia menguat dalam perdagangan hari Rabu, didorong oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang berfokus pada Iran. Sentimen geopolitik kembali mendominasi arah pasar, mengesampingkan sinyal negatif dari lonjakan persediaan minyak mentah Amerika Serikat. Investor menilai bahwa risiko gangguan pasokan akibat eskalasi politik kini lebih menentukan pergerakan harga dibandingkan data fundamental jangka pendek. Minyak mentah Brent sebagai acuan global kembali diperdagangkan di atas $69 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) bertahan di kisaran $65 per barel. Pada pukul 11:57 waktu Singapura, kontrak Brent April tercatat naik 0,8% ke $69,36, sedangkan kontrak WTI Maret menguat 0,9% ke $64,52. Kenaikan ini mencerminkan masuknya kembali premi risiko ke dalam harga minyak seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Penguatan harga minyak dipicu oleh laporan yang menyeb...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Netanyahu Dijadwalkan Bertemu Trump Bahas Iran, Ketegangan Kawasan Kembali Meningkat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington pada Rabu mendatang untuk membahas pembicaraan Amerika Serikat dengan Iran. Pengumuman tersebut disampaikan kantor Netanyahu pada Sabtu, di tengah meningkatnya ketegangan setelah Menteri Luar Negeri Iran melontarkan ancaman terhadap pangkalan militer AS di kawasan, hanya sehari setelah putaran terbaru diskusi nuklir berlangsung. Dalam pernyataan singkatnya, kantor Netanyahu menegaskan bahwa Israel memandang setiap negosiasi dengan Iran harus mencakup pembatasan program rudal balistik serta penghentian dukungan Teheran terhadap jaringan kelompok militan di kawasan. Israel secara konsisten menyoroti peran Iran dalam mendukung Hezbollah di Lebanon dan Hamas di wilayah Palestina, yang dianggap sebagai sumber utama instabilitas regional. Pertemuan Trump dan Netanyahu ini menjadi yang perta...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Lisa Cook Tegaskan Kredibilitas Inflasi The Fed Jadi Taruhan Utama Gubernur Federal Reserve Lisa Cook menegaskan bahwa kredibilitas bank sentral Amerika Serikat dalam mengendalikan inflasi kini berada di titik krusial. Dalam pernyataan yang dipersiapkan untuk sebuah acara di Miami, Cook menyatakan bahwa fokus utama The Fed tetap pada upaya mengembalikan inflasi ke target 2% dalam waktu dekat. Menurutnya, tanpa bukti kuat bahwa laju kenaikan harga benar-benar melambat secara berkelanjutan—dan selama tidak terjadi guncangan besar di pasar tenaga kerja—pelonggaran kebijakan moneter terlalu dini justru dapat menjadi beban berat bagi kredibilitas The Fed. Pernyataan ini muncul setelah The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya di kisaran 3,50%–3,75% pada pertemuan pekan lalu, menyusul tiga kali pemangkasan suku bunga berturut-turut hingga akhir 2025. Keputusan tersebut mengirimkan sinyal bahwa kondisi ekonomi dan pasar tenaga kerja masih cukup solid, sehingga tidak ada kebut...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Risk-Off Mulai Mereda, Bitcoin Berupaya Bangkit di Tengah Volatilitas Tinggi Bitcoin mulai menunjukkan tanda stabilisasi pada sesi perdagangan Eropa, Senin 2 Februari, setelah sebelumnya berada di bawah tekanan kuat dan mendekati level terendah sejak Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat. Usai aksi jual besar-besaran sepanjang akhir pekan, sebagian pelaku pasar menilai bahwa posisi yang terlalu agresif telah banyak terlikuidasi, sehingga membuka ruang bagi upaya pemulihan harga meski volatilitas masih tetap tinggi. Harga Bitcoin saat ini berada di kisaran USD 77.586 dengan rentang pergerakan harian antara USD 74.609 hingga USD 78.774. Pola ini mencerminkan pasar yang masih sangat sensitif terhadap sentimen global. Bitcoin sempat tertekan hingga area USD 74.000, namun muncul upaya bertahan di atas zona tersebut, menandakan adanya minat beli spekulatif di level yang dianggap menarik oleh sebagian investor jangka pendek. Tekanan di pasar kripto belakangan ini tida...